Home » Belenggu Hati » PENGALAMAN KEHIDUPAN

PENGALAMAN KEHIDUPAN


Pengalaman kehidupan dan lingkungan akan sangat mempengaruhi cara berpikir seseorang,yang pada akhirnya berakibat pada terciptanya sosok manusia bentukan dari lingkungan sosialnya.Sebagai contoh,seorang anak yang di besarkan dengan penuh kasih sayang dan keakraban dalam lingkungan keluarga,maka ia akan belajar hidup dengan penuh perasaan cinta dan bersahabat.berbeda dengan lingkungan yang penuh dengan celaan,hinaan,permusuhan,kemungkinan besar akan menghasilkan manusia-manusia dengan pribadi yang juga penuh dengan kebencian.Dalam suatu hadist pun dijelaskan tentang perumamaan kawan yang baik dan buruk :

Bagaikan pembawa misik (kasturi) dengan peniup api tukang besi.Maka,yang membawa misik,adakalanya memberimu,atau kamu membeli padanya,atau mendapat bau harum darinya.Adapun peniup api tukang besi ,jika tidak membakar bajumu,atau kamu mendapat bau yang busuk daripadanya. (HR Bukhari dan Muslim )

Pengalaman hidup dan kejadian–kejadian yang dialami seseorang berperan dalam menciptakan pemikiran atau paradigma dalam dirinya.Seringkali,paradigma itu dijadikan ” kaca mata ” tolak ukur bagi dirinya,juga dalam menilai lingkungan di sekitarnya.Hal tersebut akan membatasi cakrawala berpikir seseorang,karena ia akan menilai segalanya berdasarkan ” frame ” berpikirnya sendiri,atau melihat berdasarkan bayangan ciptaannya sendiri,bukan melihat sesuatu secara riil dan obyektif.Suara hatilah yang sebenarnya berpotensi melindungi diri dari pengaruh pengalaman hidup.Sikap proaktif yang banyak di ajarkan memang mampu mengajak seseorang untuk melihat sesuatu secara berbeda,namun sikap itu perlu dilandasi prinsip nilai yang benar,yang bersumber pada suara hati.

Bebaskan diri anda dari pengalaman-pengalaman yang membelenggu pikiran,berpikirlah merdeka !


9 Comments

  1. nuurulqurani says:

    Jika anak dibesarkan dengan celaan, dia belajar memaki
    Jika anak dibesarkan dengan permusuhan/kekerasan, dia belajar membenci
    Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, dia belajar rendah diri
    Jika anak dibesarkan dengan hinaan, dia belajar menyesali diri

    Jika anak dibesarkan dengan toleransi, dia belajar menahan diri
    Jika anak dibesarkan dengan pujian, dia belajar menghargai
    Jika anak dibesarkan dengan dorongan, dia belajar percaya diri
    Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan, dia belajar keadilan
    Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, dia belajar menaruh kepercayaan
    Jika anak dibesarkan dengan dukungan, dia belajar menyenangi dirinya
    Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, dia pun belajar menemukan cinta dalam kehidupan

    (Dorothy Law Nolte)

    semua pengalaman kehidupan,,tidak lepas dari masa didikan yg didapatkan sejak kecil hingga dewasa..itu pula sedikit banyaknya mempengaruhi menjadi seperti apa dan bagaimana pola pikir kita kelak..

  2. dinioktorika says:

    ini pengalman hidup anda bneran apa orang lain nich

  3. Heri Apriadi says:

    Kasih tau g yaa..wkwkwkwkwkwk

  4. indotopic says:

    panduan bisnis online daftar gratis bonus 10$ http://oklex.blogspot.com mari merintis bisnis online dengan mudahnya

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s